Selasa, 12 Maret 2013

Re-blogging #1 : ikhwan vs akhwat


"Saya sering katakan kepada para ikhwan, “Antum bebas jatuh cinta pada akhwat manapun, berapapun banyaknya -malah kalau bisa sebanyak-banyaknya. Tapi jadilah gentle dan sportif! Kalau ada ikhwan lain yang lebih siap datang mendahului menjemput sang angan pengisi sepi, jangan menangisi nasib diri! Persilahkan dengan gagah, bahkan bantu dengan segenap pengorbanan kalau perlu!
Begitupun para akhwat, Antunna bebas mencintai ikhwan manapun. Tetapi kalau seorang berbeda yang baik akhlaq dan agamanya datang dan kita tak punya alasan syar’i untuk menolak, jangan sekali-kali menghindar!"
Ust. Salim A. Fillah
#nampol
Re-blogged from my friend who re-bloged from Journal of Ramadhan #riweuh :D

Sabtu, 23 Februari 2013

Me and KEPOisme

Aku (once upon a time) : Hai.. gimana kabarmu? Eh, jadinya kapan nikah?
Kamu  : Kabar baik. Eh kapan ya. Nanti deh, blm pasti
Dia     : Kamu KEPO banget sih mi? 

Aku udah biasa dibilangin kepo. Aku bahkan dijuluki cowok terkepo sekantor. Bangga? Enggak juga. Ngerasa aneh iya. Soalnya perasaan dulu aku bukan tipikal orang yang suka cari-cari tahu dan bergosip, deh.

Iya, itu dulu. Dulu, sebelum Negara Api menyerang #apasih.

Yup, kali ini aku, randomly, pengen ngeposting sesuatu yg berkaitan dengan KEPO. Postingan ini disponsori oleh temenku si Isti yang sadar atau ngak sadar, pernah ngetweet ke aku "kurangin deh keponya ._." Sedikit ngejleb sih, Sti :p

Nah, buat teman-teman yg ngerasa kepo, teman-teman tau nggak sih apa arti KEPO?
Kalo nggak ngerti, berarti kalian nggak kepo, ngerti aja kagak :p
Atau kalo jawabannya : ngerti siihh artinya. Itu tuuh, pokoknya suka pengen tauuu ajah.
Itu artinya temen2 bukan kepo sejati, soalnya nggak mau nyari tau apa itu KEPO.

Dulu aku pernah kepo tentang KEPO #riweuh. Setelah browsing sana-sini, ternyata banyak banget yg bahas ttg apa itu KEPO. Dan ngartiinnya macem2, as below :
Ada yang ngartiin Kepo = selalu pengen tau urusan orang, atau banyak nanya-nanya.
Ada juga yang bilang Kepo itu diadaptasi dari bahasa daerah Hokkian (China) Ke = Bertanya, Po (Apo) = Nenek2. Jadi artinya nenek2 yg suka bertanya2. Pingin tau banget gitu.
Ada juga yang ngartiin kata kepo berasal dari dua kata bahasa inggris, "Care Full" artinya "Peduli banget". Kata 'Care Full' ini mengalami transformasi -> Care Full -> Ker Pol -> Kepo, maksa huehehe
Terus ada yg bilang Kepo tuh penghalusan dari kata stalking or menguntit via dunia maya
Ada juga yang bilang Kepo itu kependekan dari KEk POlisi, atau kayak polisi, maksudnya kalo kalian berurusan dengan polisi, dia pasti ingin tau semuanya

Nah, dari semua hasil kepoanku tentang KEPO, yang paling banyak jadi referensi adalah KEPO = Knowing Every Particular Object. Ya, artinya nggak jauh-jauh sama yang sebelum-sebelumnya sih. Yakni, pengen tauuuu aja. Pengen tau sampai sedetil-detilnya!!

Nah, balik lagi ke latar belakang kenapa aku posting ini.
Sempat bertanya2 dari lubuk hati yang paling dalam. Apa iya yah aku se-KEPO itu?
Padahal dulu, boleh dibilang aku tuh paling cuek. Paling nggak peduli sama urusan orang lain. Kalo kakakku bilang, Fahmi tuh seolah punya dunianya sendiri.
Namun semuanya berubah setelah Nega.. *udah deh mi.
Semuanya berubah setelah beberapa kejadian yang membuatku sadar bahwa kita harus care sama orang lain. Mulai dari beberapa ujian yang menimpa keluarga, pengalaman punya pacar pertama kalinya #ehh, sampai tuntutan pekerjaan dan suasana infotainment kantor.

Nah, kayannya yang paling ngaruh adalah dua faktor terakhir.
Orang bilang, dinding dan meja di kantorku tuh punya kuping dan mulut. Misalnya, pagi hari gosip dihembuskan, siangnya seluruh pabrik udah tau. Dan sorenya, penghuni kantor head office di jakarta udah tau. Atau sebaliknya. Luar biasa yah.

Nah, tuntutan pekerjaan mau nggak mau memberi efek samping (kaya obat) terjerumus ke aliran KEPOisme. Maklum, aku didaulat jadi auditor internal masalah quality assurance di kantor. Seenggaknya ada 19 hari kerja dalam setahun, aku harus KEPO. Nanya ini itu, ngerepotin rekan kerjaku buat nunjukin dokumen anu inu.

Terus, saat training auditor internal, aku dievaluasi dan dikasih masukan. Bahwa aku perlu ditingkatkan kadar curiosity-nya. OK, aku artikan kamu kurang KEPO mi. Sip, noted!

Nah, kebayang kan. Aku jadi kalo ngobrol kadang2 kebawa-bawa tuh kebiasaan nanya2 runut dan sampai detil. Kadang suka nggak sadar aja. Yah, sebenernya itu tandanya aku care sama kalian lho *ngeles.

But basicly, aku emang orangnya cuek, nggak terlalu care. Dan hanya kepo untuk urusan2 tertentu yg interesting atau seseorang yang interesting #ehh.

Seperti hari ini, aku kepoin socmed orang sampai 3 tahun kebelakang. Stalking parah, kepo tingkat dewa. Dan mengalahkan rhea yg stalking twit orang sampai 2 tahun kebelakang.

Apa sih, udah ah. Kalo dibahas, nanti ketauan orangnya kalo aku stalking2.

Kamu mau tau orangnya? KEPO banget sih kamu :p

Rabu, 20 Februari 2013

Karoke - My playlist (English Part)

Entahlah, kenapa jadi random bgt, posting soal karoke. Mungkin inget, awal bulan lalu habis karoke bareng betiga sama Kamlit and Peye di Nav.

Sebenernya nyanyi di tempat karoke bukan hobiku. Hobiku adalah nyanyi di kosan #samaaja. Mahal sih. Dan habis karoke, kepikiran, uangnya masih bisa dibeliin makanan atau buat jalan-jalan. Suara juga jadi serak-serak becek, nggak ada ojek.

Tapi yaaa, sekali2 boleh lah buat hiburan. Apa lagi kalo ada yang nraktir, hehe.

Aku nih suka hampir semua Genre lagu (cieh bahasanya), except dangdut. Maap yah, bukannya nggak cinta sama produk dalam negeri, tapi mungkin karena kurang suka dangdut yang koplo-koplo gitu. Kalau pun ada lagi dangdut yang aku suka, palingan dangdut yang agak lawas, yang masih bernada kaya yang dinyanyiin IIs dahlia, atau Ike nurjanah (bukan yang ritmenya ada tek tek dung dung cess!! ASOLOLEEEE... PALAPPAAAA!!).

Naaah, berhubung aku suka banyak lagu, aku bisa karokean sama hampir siapa pun. Sekalian deh, aku tulis blog ini buat pengingat kalo aku lagi karoke. Sukak lupa tuh kalo pas udah masuk room nya dan milih-milih lagu. Padahal waktu terus berjalan, waktu adalah uang, kelamaan milih lagu, bikin gak puas. Ini juga bisa jadi referensi buat kalian yang mau ngajak aku karoke lhoo *ngarep

Cekidot, my playlist from the first (aku banget) to the last (cukup tau) dan akan aku update terus kalau ada yang kelupaan :

== Lagu Western Nge-beat (Alternative, Punk Alternative, Emo, Rock, Rap etc) ==

Most of my friends pasti gak nyangka kalo aku suka aliran lagu kaya gini. Mungkin kalian juga ngerasa ada beberapa lagu yang asing. Dan kalo ngeliat mukaku, pasti disangkanya aku penggemar musik Melambai (eh Melayu) dan melow bin galaw. But i guarantee, i'm the fans of these Bands :


- Good Charlotte: hampir semua apal lagunya. Paling suka : Just wanna live, We believe, Predictable, buanyak deeh
- Blink 182: (Ini bukan girl band alay itu lho. Ini band alternative paling jedak jeduk menurutku) Very like this song : I miss u, Stay together for the kids, and many morrrre. Termasuk band "turunannya" such as Box Car Racer (There Is), Angels and Airwaves (The adventures, Everything's Magic, etc)
- My Chemical Romance, Lagu2 ini nih yang bikin suaraku jadi serak pas keluar karoke : Helena, I dont love you, Disenchanted, etc
- The Killers, Ini lagu yang wajib dinyanyiin setiap karoke --> MR BRIGHTSIDE (harus pake caps lock)
Avril Lavigne, ini masuk genre Pop Rock kali yah. Lagunya banyak bgt yg aku suka, last favourite : Wish U were here
- Linkin Park : In the end (gak perlu liat teks lirik, saking apalnya), Papper cut, Numb, etc
- The Used : Blue and Yellow, Buried Myself Alive, I Caught Fire etc
- Green Day :  Wake Me Up When September Ends, American Idiot, Jesus Of Suburbia, Boulevard Of Broken Dreams
- Muse, Band paling joss pas jaman2 sekola dulu : Hysteria, Starlight, Time Is Running Out
- Paramore : When it rain, Thats what you get
- dan beberapa band or penyanyi lainnya yang kalo didetilin, blognya jadi kepenuhan a.l : Dashboard Conventional, Yellow Card, Red Hot Chili Peppers, Audioslave, the rasmus, 30 second to the mars, Creed, Red Jumpsuit apparatus, Eminem, Panic at the disco, Black eyed peas, Foo Fighter, Sum 41, Fort Minor, Hoobastank, New Found Glory, P.O.D, Simple Plan, Story Of The Year, System of a down, dan buanyaaak lagii

== Lagu Western Normal-normal Selow (Pop, jazz dll) ==

- Maroon 5, my favourite band ever. Suka banget sama Sunday Morning, Nothing Last Forever, Payphone, dan semua lagu di album Song About Jane
- The Corrs!! Radio, irresistable, dan semuaaaa
- Secondhand Serenade, nggak pernah ketinggalan nihh. Padahal cuma tau yang Fall for You aja
- Match box 20, yang Unwell gak pernah telat juga. Sama lagunya Rob Thomas

- Bruno mars, yang Granade keren! Gara-gara Fatin
- Keane, is it any wonder, everybody's changing
- Savage Garden dan Daren Hayes.. udah lama tapi gak nyanyi lagu2 ini
- Jet yang Look What You've done, sama R U gonna be my girl
- Band2 yang lain nih : Train (Soul Sister), The All-American Rejects, Cold Play, Boys Like Girls, The Calling, Sixpence None The Richer, Radiohead, Third Eye Blind, Timbaland, NSYNC, Westlife, BSB and many mooore
- Singer solo yg cowo : Bruno mars (tadi udah), Daniel Bedingfield, Craig David, James Blunt, Jason Mraz, John Mayer, Michael Bubble, Robbie Williams, Cristian Bautista, etc
- Singer or Duo yg cewe : Avril Lavigne (udah yak), Taylor Swift, Kelly Clarkson, Katy Perry, Cristina Perry, Lenka, M2M, Mandy Moore, Joss Stone, Jojo, Miley Cyrus, Dido, Carly Rae Jepsen, Alicia Keys, Natalie Imbruglia, Norah Jones, Britney spears etc. Buanyak pokoknya.

Sudah ah, cape juga nulisnya.
Kapan2 diupdate lagi dan dirapih2in
Selamat berkaroke dengankuuuu *ngarep

Next : Indonesian Part (plus Asia)

Senin, 14 Januari 2013

Life is just like a journey...

Pernah suatu ketika aku dicurhatin panjang lebar sama temenku tentang betapa berlikunya kisah cintanya #uhhuukk

Dan seketika itu juga my little tinny brain berputar. Kebiasaan seorang introvert muncul, berimajinasi, merenung, dan beranalogi :

Life is just like a journey...

Yap, bener banget yah kalau hidup itu kaya perjalanan dengan kendaraan kita masing-masing. Jauh dekat perjalanan itu, kita yang tentukan. Dan, jauh dekatnya perjalanan itu tergantung tujuan yang kita mau capai.

Dan untuk mencapai tujuan akhir itu, kita harus melewati tujuan-tujuan kecil kita. Kadang kita sendiri yang tentukan tujuan kecil itu. Kadang, mau nggak mau kita harus melewatinya. Nggak masalah, yg penting jangan lupa tujuan akhir kita.

Dan semua keputusan hidup itu seperti saat kita berada di persimpangan jalan. Harus pilih salah satu untuk tetap melaju.



Dan ada saatnya kita melaluinya dalam kegelapan, cuma mengandalkan lampu kendaraan yang mungkin hanya bisa menerangi 10 meter jalan di depan. Hanya dengan terus maju saja lah kita bisa menerangi sepanjang jalan itu.




Dan pintar-pintar lah memilih kendaraan yang kita naiki karena itu merupakan salah satu faktor penentu cepat tidaknya kita sampai, nyaman tidaknya perjalanan kita, serta aman tidaknya diri kita selama perjalanan.

Ada kalanya kita harus melewati jalan mendaki. Kadang bisa melewati puncaknya dan meneruskan perjalanan. Namun, ada kalanya setelah berkali-kali mencoba mendaki, kita harus berhenti. Dan memutuskan lewat jalan memutar yang labih jauh atau lebih lama. Nggak papa, yang penting jangan hilang arah. Selalu ada jalan alternatif kok.

Ada kalanya, kita butuh teman dalam perjalanan hidup kita. Teman kamu boleh ada yang naik turun. Tapi pastikan pada titik tertentu, kamu mendapatkan teman yang bisa menemanimu terus sepanjang sisa perjalananmu :)
Ada kalanya kita harus melihat kaca spion. Untuk sekedar melongok, apa yang sudah kita lalui. Namun jangan keseringan menengok ke spion atau ke belakang. Nanti nubruk. Keep move on guys!

Sesekali kita harus berhenti, beristirahat. Sekedar melepas lelah di satu titik pemberhentian. Menikmati pemandangan yang indah di tepi jalan. Namun jangan kelamaan berhenti dan akhirnya lengah, lupa dengan tujuan akhir kita.

Sesekali, kita boleh saja sedikit melenceng dari jalur yang sudah kita tentukan. Apa lagi kalau jenuh, jalurnya lurus-lurus aja. Belok dikit, keluar dari jalur aspal. Untuk sekedar melihat apa sih yang ada di sana. Seperti apa sih perspektif dari lingkungan yang lain. Namun ingat untuk kembali lagi ke jalur yang mengarah tujuan akhir kita.

Sesekali kita ganti kendaraan juga boleh kok, untuk tau yang mana yang benar-benar cocok dg kita, tapi jangan keseringan. Ntar kendaraannya malah nggak ada yang mau dinaikin sama kita. Semua kendaraan ada plus minusnya, yang penting, kita perlu cek rutin dan di maintain kendaraannya.

Dan yang paling penting adalah selalu pastikan kamu punya panduan jalan. Entah itu peta, papan petunjuk, lampu penerangan, dll.

Dan itulah fungsi dari orang-orang disekitar kamu. Buku-buku di rak bukumu. Koneksi internet dari modem mu. Sahabat-sahabat terbaik kamu. Dan orang tua yang sayang sama kamu. Jangan sampai salah milih pemandu jalanmu yah. Jangan menyerah sebelum kamu mencapai tujuan akhir kamu. Even though you must die trying.

Have a nice journey of life :)


Inspired @ Batam-Singapore, 2012

Minggu, 13 Januari 2013

Mewarnai nya Malam Itu

 Setidaknya aku telah memberi warna :)

Panas yang terik tidak menyurutkan aku untuk berangkat ke Dramaga hari itu, 8 Desember 2012. Hujan deras beberapa jam sesudahnya tidak mengurangi semangatku untuk meluncur ke gunung bunder sore itu.

Ini ketiga kalinya aku bersilaturahim dengan dia yang telah banyak berjasa bagiku. Pertama, pas halal bi halal. Kedua pas seminar PIMPI. Pertemuan ketigaku dengan nya ini, mempererat keterikatanku dengan nya, seperti dulu. Sejak saat itu, aku makin sering berkunjung ke rumah nya. Sekedar nonton film atau rujakan semata.

Untuk pertama kalinya dia mengadakan malam keakraban. Di sore yang dingin itu aku mencoba menghangatkannya dengan Empat Lensa. Memberikannya pengetahuan yang mungkin tidak berguna buatnya dan malah membingungkannnya saat itu. Tapi nanti kuceritakan detilnya, jika ada sua.



Malam itu aku bermain-main ceria dengannya. Mencari harta karun yang dia sembunyikan. Menebak- nebak kuis yang dia tanyakan. Melihat penampilan-penampilan aneh dan lucu darinya. Serta... sharing mesra dengannya.

Malam itu ditutup dengan indah. Membakar jagung untuknya sambil menyanyikan nada dan irama.

Pagi harinya aku tidak bisa menemaninya lama-lama. Tapi setidaknya aku dan dia udah senam dan sarapan bersama. Saatnya dia tentukan sendiri apa yang dia lakukan, dan putuskan apa yang akan dia inginkan. Itu terserah dia.

Karena dia lah aku bisa. Karena dia lah aku maju.

Empat tahun dia mewarnaiku. Lalu apa alasanku untuk tidak mewarnainya selama aku mampu?

Untukmu, FORCES ku
Ini akunya manaaa?? :(

PS :
Aku pernah bilang di makrab. Yang masuk FORCES tuh (mayoritas) ada dua golongan. 1) Orang-orang yang sangat hebat skil organisasinya dan sibuk banget karena menjadi ketua di organisasi ini itu. 2) Orang yang cupu, kuper, pendiem, tidak pernah ikut organisasi dan saat di IPB merasa tidak ada organisasi yg mau menerimanya. Tapi ada yang belum aku sampaikan. Ini lanjutannya --> Jika semuanya berkontribusi positif dan optimal untuk FORCES. Hasilnya adalah sbb :

Gol 1 : makin lengkap skill nya karena bisa memimpin orang-orang FORCES yang unik2. Plus dapat memingkatkan prestasi non akademiknya di bidang keilmiahan. Which is, dapet branding lebih oke dan mendekatkan jodoh #ehh  *lupakan yg terakhir*

Gol 2 : mulai berani "ngomong" dan makin oke soft skillnya. Habis itu makin aktif berorganisasi dan makin keren kaya aku #ehh *inget-inget yang ini*


PSS :
The best moment ever :